Breaking News

SISWA SMA KARTIKA I-5 ANTUSIAS IKUTI PELATIHAN JURNALIS DAN IT

Penrem 032 – Setelah sekolah STM dan SMEA, kini giliran SMA Kartika Padang yang ikut  pelatihan Jurnalistik dan informasi Tehnologi (IT), sebanyak 280 siswa siswi SMA Kartika  I – 5 dengan antusias mengikuti pelatihan IT dan Jurnalistik di Ruang Laboratorium SMA Kartika Jln.Dr. Sutomo I No.4 Padang, Senin 5 Agustus 2019.

Kegiatan ini dilaksankan dalam rangka mengembangkan bakat sekaligus upaya pihak Yayasan Kartika Jaya Korem 032/Wirabaraja menangkal pemberitaan yang tidak bertanggungjawab (Hoax) dikalangan siswa.

Pelatihan yang diinisiasi oleh Yayasan Kartika Jaya Korem 032/Wbr ini direncanakan akan dilaksanakan selama tiga hari, yang dimulai dari 5-7 Agustus 2019, dengan demikian siswa diharapkan mampu membuat berita mendidik serta  mengembangkan potensi yang ada disekitar.

Kepala SMA 1-5 Kartika,  Yetti S.pd menyampaikan sama halnya dengan yang telah dilaksanakan di sekolah dilingkungan Yayasan Kartika Jaya sebelumnya,  pihak sekolah masih fokus terhadap pengenalan Jurnalistik dan IT kepada siswa siswi SMA Kartika.

“ Harapannya tentu sama, yakni melalui  pelatihan ini para siswa-siswi bisa lebih mengerti, dan paham  tentang pengetahuan membuat berita dan mengenal IT sendiri dengan berpedoman kepada kode etik jurnalis yang bertanggungjawab. Sehingga hasilnya nanti pada saat membuat produk berita bisa dan layak dipublikasikan melalui website milik sekolah,” jelasnya, senin (05/08/2019).

 

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kepala Sekolah, pelatihan ini akan dipelajari beberapa materi pelatihan, seperti pengetahuan tentang tehnik penulisan berita, tehnik wawancara,  dan pembuatan website.  Oleh karenanya kegiatan ini tentu penting untuk menambah bekal ilmu bagi para siswa peserta yang kali ini fokus hanya untuk kelas 12 dari semua jurusan.

“ Kita ingin dari pelatihan in, anak-anak akan bertambah  wawasan ilmu pengetahuan tentang Jurnalistik dan Tehnologi IT, sehingga nanti bisa membuat berita yang ada nilai positif, serta menghindari berita Hoax, dan mulai mencoba memperkenalkan berita yang mengangkat potensi lokal seperti kuliner, Budaya, atau Alam Sumbar yang indah ini,” ujar kepala sekolah.

 

Terpisah Ketua Yayasan Kartika Jaya Korem 032/Wirabraja Mia Kunto Arief Wibowo menyampaikan, ide awalnya memperkenalkan materi Jurnalistik dan IT, adalah untuk membuka cakrawala berfikir siswa tentang kemajuan teknologi yang tentunya terus berkembang, dan mau tidak mau harus dikuasai oleh masing setial orang.

Menurutnya kemajuan tehnologi tidak bisa diterima begitu saja, tentunya  siswa harus juga harus tau mana batasan yang  membahayakan dan tidak membahayakan,  akan tetapi manfaatkan keajuan tehnologi itu dengan bijak, serta tidak sembarangan ikut menyebar berita Hoax tanpa proses filter.

 

“ Kita ingin para siswa bisa memanfaatkan kemajuan tehnologi itu untuk proses belajar, menambah ilmu bukan untuk kemudian mebuat siswa menjadi bagian orang yang ikut menyebar berita bohong, silahkan berekspresi tapi untuk hal yang positif,” jelasnya.

 

Ditambahkannya, Anak-anak saat ini berada di kelas akhir masa SMA, tentu nanti akan menuju ke jenjang lebih lanjut sesuai yang dicita-citakan serta akan kembali kemasyarakat, oleh karenanya Pelatihan Jurnalistik dan IT ini akan menjadi bekal bagi siswa dikemudian hari.

Sementara itu Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P menyambut baik gagasan kegiatan ini untuk jadi bekal para siswa.

 

“  Saat ini perkembangan tehnologi begitu pesat kemajuannya kadang membuat anak-anak rentan tidak bisa mengendalikan semua itu untuk hal yang tidak  bermanfaat, oleh karenanya Pelatihan ini tentu juga untuk  mengantsipasi semua itu, sehingga anak-anak akan tumbuh sebagai generasi bertanggungjawab,” jelasnya.

 

Lebih lanjut Jenderal Bintang Satu ini menekankan agar para  siswa bisa mengikuti program Pelatihan Jurnalistik dan IT ini dengan baik, karena ini merupakan bekal penting bagi siswa untuk mengenal tehnik pembuat berita secra bertanggungjawab bukan Hoax, serta proses membuat sebuah website dari para pemateri.

 

“ Saya minta anak-anak setelah ikut pelatihan akan menjadi generasi muda yang semakin kreatif untuk membuat tulisan yang mendidik, peduli lingkungan, sosial serta mampu mengangkat berita tentang kearifan lokal, sebab Sumbar itu banyak yang bisa menjadi berita, mulai dari potensi alam atau kulinernya yang tidak akan habis jadi bahan pemberitaan,” tambahnya.

Sementara itu pada saat kegiatan Pelatihan Jurnalistik dan IT  berlangsung, para siswa-siswi terlihat antusias menerima materi yang di ajarkan dengan pola sederhana, santai namun tepat sasaran oleh para pemateri.

Untuk Pelatihan Jurnalistik dan IT, Yayasan Kartika Jaya menghadirkan dua pemateri dari luar Sumatera Barat yang khusus untuk mengajarkan para siswa-siswi SMA,SMEA Dan STM Kartika, mereka adalah:

-Praktisi Media Adi Asmara yang menyampaikan tentang Jurnalistik dan Maya Suwara  memberikan materi tentang bagaimana memanfaatkan IT dan membuat website dengan baik. **

About admpenrem032

%d blogger menyukai ini: