Danrem 032/Wbr: “Waspadai Berkembangnya Hybrid Warfare”

Korem 032 – Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P, memberikan Jam Komandan usai Upacara Bendera kepada seluruh Prajurit dan PNS  Jajaran Korem 032/Wbr termasuk Kodim 0312/Padang dan Balak Rem 032 bertempat di Aula Sapta Marga Makorem 032/Wbr Jl. Jend Sudirman No. 29 Kota Padang Sumbar. Senin (18/11).

Jam ‘Komandan’ sebagai salah satu wadah Komandan untuk memberikan informasi dan penekanan-penekanan maupun troop info kepada para prajurit dan PNS ini diawali dengan penyampaian Visi-Misi Pemerintah saat ini untuk 5 tahun kedepan yaitu Pembangunan infrastruktur yang akan terus dilanjutkan, Pembangunan sumber daya manusia, Investasi harus diundang seluas-luasnya, Reformasi birokrasi dan Menjamin penggunaan APBN yang fokus dan tepat sasaran.

Terkait itu semua, dihadapkan dengan kehidupan global saat ini yang berjalan dengan sangat dinamis penuh dengan perubahan, kecepatan, penuh risiko dan penuh kompleksitas, harus dapat disikapi  dengan mencari sebuah  solusi dari setiap masalah-masalah yang dihadapi dengan inovasi-inovasi baik dalam mengelola organisasi maupun suatu lembaga pemerintahan.

Disampaikan oleh Danrem bahwa, saat ini Indonesia harus mewaspadai berkembangnya perang hibrida (Hybrid Warfare). Perang model ini belakangan berkembang pesat, dimana melibatkan dua sumber daya peperangan yang relatif berbeda, kemudian dipadukan sedemikian rupa menjadi satu jenis peperangan baru, dimana banyak dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang memiliki superioritas terhadap lawannya.

Melihat dinamika yang terjadi, ancaman perang hibrida jelas adalah sesuatu yang nyata. Apalagi jika dilihat dari konteks regional maupun internasional. Untuk itu, TNI khususnya prajurit Korem 032/Wbr harus mampu merespon dan segera beradaptasi dengan situasi yang berkembang dan perlu mencermati dan mendalami lebih lanjut tentang berbagai aspek dan komplikasi perang hibrida, sehingga siap menghadapi segala potensi ancaman di masa mendatang, terang Danrem.

Lebih lanjut juga disampaikan oleh Danrem, kaitan perkembangan ancaman Komunisme Gaya Baru (KGB) dan juga aksi terorisme yang terjadi belakangan ini, Danrem berharap agar semua prajurit terutama aparat yang bertugas di kewilayahan agar memiliki naluri keamanan dan fokus pada upaya pencegahan melalui aksi kepedulian dan kewaspadaan terhadap situasi di lingkungannya. Keterpaduan, koordinasi dan komunikasi antar institusi terkait merupakan  hal yang paling penting. Semakin kuat keterpaduan dan koordinasi yang dilakukan, maka upaya yang ditempuh dalam mengatasi segala permasalahan akan semakin efektif, Jelas Danrem.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasrem 032/Wbr Kolonel Inf Edi Nurhabad, Para Kasi Korem 032, Dandim 0312/Padang, Para Kabalak Rem 032/Wbr serta seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS jajaran Korem 032/Wbr.(Pen 032)

 

 

About admpenrem032

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: