Kasi Intel Korem 032/Wbr Hadiri Acara Peringatan HANI Tahun 2020

Korem 032 – Kasi Intel Korem 032/Wbr Letnan Kolonel Arm Fairil Wajdi, S.I.P., mewakili Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada bersama Forkopimda Sumbar menghadiri acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2020, yang diperingati setiap tanggal 26 Juni. Dimana kegiatan ini digelar langsung oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat (BNNP Sumbar).  

Acara peringatan HANI dipimpin langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin melalui virtual, yang  berlangsung di Aula lantai 2 BNNP Sumbar Jl. Sutan Syahrir No. 251 C, Rawang, Kec. Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Jum’at (26/6/2020).

Dalam sambutan Presiden RI Joko Widodo yang disampaikan oleh Wapres RI Ma’ruf Amin mengucapkan selamat atas peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2020, narkoba adalah kejahatan lintas negara yang luar biasa sehingga penanganannyapun perlu peran dari berbagai pihak, termasuk masyarakat. Penanganan tersebut berupa melalui upaya preventif, strategi, dan penegakan hukum secara konsisten untuk pemberantasan narkoba.

Apalagi negara Indonesia akan memasuki bonus demografi, sehingga perlu upaya agar generasi muda tidak terpapar narkoba. “Mereka (generasi muda) harus hidup bahagia dengan narkoba. Mari bersama kita menyelamatkan generasi masa depan dari kejahatan narkoba,” ujarnya.

Selanjutnya, Brigjen Pol Khasril Arifin selaku Kepala BNNP Sumbar saat ditemui wartawan usai acara, mengatakan upacara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun ini mengangkat tema “Hidup 100 persen di era new normal: sadar, sehat, produktif tanpa narkoba”.

“BNNP Sumbar akan selalu berupaya untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba sesuai dengan tugas pokok yang dijalankan”, tegas Kepala BNNP Sumbar.

Pada tahun 2019, BNNP Sumbar telah berhasil menyita barang bukti ganja sebanyak 400 ton dan 5 kilogram sabu-sabu. Sementara, pada tahun ini, belum ada kasus besar yang diungkap. Hal ini dikarenakan ketatnya pengawasan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar Sumbar di kawasan perbatasan.

“Karena ketatnya perbatasan. Jadi, pemain-pemain besar itu cooling down. Tapi, yang kecil-kecil tetap juga dalam jumlah skala kecil. Di era new normal tetap saja, narkoba ada,” ujarnya.

Pada acara tersebut, BNNP Sumbar juga menyerahkan penghargaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada para pemerhati program anti narkoba di Sumbar. (Pen 032)

About admpenrem032

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: