Breaking News

Korem 032/Wbr Berikan Pembekalan Kontra Radikal kepada Prajurit

Korem 032

Padang – Seiring dengan pesatnya perkembangan kemajuan teknologi di era globalisasi saat ini, memunculkan berbagai persoalan dan permasalahan yang sangat krusial, salah satunya adalah berkembangnya paham radikalisme. Adapun sasaran yang dituju bukan hanya masyarakat biasa saja tetapi aparat pemerintah TNI-Polri pun tetap mewaspadai kondisi tersebut, dimana jangkauannya mampu menembus lintas-lintas teritorial.

Guna mencegah dan mengantisipasi hal tersebut, Komando Resor Militer 032/Wirabraja menggelar “Pembekalan Kontra Radikalisme TA. 2020”, bertempat di Aula Sapta Marga Makorem 032/Wbr Jln. Jend. Sudirman No. 29 Padang, pada Senin (7/9/2020).

Kegiatan pembekalan tersebut dibuka Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada, SE, MM., yang diwakili oleh Pasi Intel Korem 032/Wbr Mayor Inf Zul Padri dan diikuti lebih kurang 160  personel TNI Korem 032/Wbr.

Dalam sambutan Danrem 032/Wbr, disampaikan bahwa radikalisme merupakan persoalan serius dan menjadi ancaman yang potensial bagi kondusifitas dan stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Melalui pembekalan ini diharapkan dapat memutus mata rantai dari sel-sel jaringan radikalisme yang dapat mebahayakan keutuhan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dengan maraknya berbagai persoalan yang berkaitan dengan perkembangan radikalisme di Indonesia, bukan hanya sebagai tanggung jawab pemerintah atau aparat pemerintah saja, namun juga  menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa.

Kontra radikal sangat diperlukan kerja sama antara masyarakat dan aparat untuk membendung pengaruh radikal yang dapat berujung pada tindakan anarkis serta aksi aksi terorisme, maka kita sebagai prajurit selaku pembina kewilayahan, harus mampu berkoordinasi serta bekerja sama dengan semua komponen masyarakat dalam upaya kontra radikalisasi dan deradikalisasi, jelasnya.

“Mengingat pentingnya kegiatan ini, saya berharap kepada seluruh peserta yang hadir agar benar-benar memanfaatkan forum ini untuk berdialog dan menyimak materi dari narasumber dalam rangka mencegah, menangkal dan membatasi ruang gerak radikalisme,”pungkasnya.

Dalam sambutan Asintel Kasad Mayjen TNI Teguh Arif Indratmoko yang disampaikan oleh Ketua Tim Binkom Kolonel Arm Ruly Chandra Yadi menjelaskan bahwa perkembangan radikalisme di Era Globalisasi semakin meningkat ditambah berkembang pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang membuat banyaknya gerakan paham radikal muncul terutama di media sosial, hal ini merupakan peluang bagi kelompok radikal untuk melakukan rekrutmen propaganda dan aksi aksi lainnya melalui internet.

Pemerintah terus berupaya untuk mengurangi paham radikal ditengah berkembangnya paham paham lain. Sejalan dengan itu, ditubuh TNI khususnya TNI AD juga berupaya agar personel didalamnya tidak terpapar paham radikal, sehingga perlu diambil langkah pencegahan dimulai dari proses rekrutmen prajurit.

Penyebaran paham radikal tidak hanya menyasar kepada masyarakat biasa, ASN, Lembaga Negara bahkan juga dapat menyusup kedalam diri personel TNI AD maupun keluarganya. Oleh karena itu, pengetahuan tentang bahaya paham radikal mutlak dibutuhkan sehingga dapat menjadi pengantar bagi diri sendiri maupun keluarga,” ungkapnya.

“Kegiatan pembekalan kontra radikalisme ini merupakan upaya penanaman nilai nilai nasionalisme serta nilai nilai non kekerasan melalui pembekalan, ceramah dan tanya jawab, diharapkan dengan pembekalan ini dapat terwujud pemahaman tentang bahaya penyebaran radikalisme bagi personel TNI AD dan keluarganya, katanya.

Diakhir sambutannya, Asintel Kasad memberikan beberapa penekanan yang harus dipedomani dan dilaksanakan oleh para peserta diantaranya jadilah prajurit TNI AD yang memiliki integritas, dengan senantiasa meningkatkan keimanan kepada Tuhan YME, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan pahami informasi yang diberikan, sehingga dapat dipahami dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tegasnya mengakhiri.

Tampil sebagai pemateri dalam kegiatan pembekalan tersebut Letkol Chb. Dayat Dwi Aryanto (Pembekalan Kontra Radikalisme) dan Letkol Inf Jarkasih (Pembekalan Pembinaan Mental Ideologi Kejuangan).

Turut hadir dalam kegiatan pembekalan tersebut Kepala Tim Binkom Kolonel Arm Rully Chandra Yadi, Kasi Intel Kasrem 032/wbr Letkol Arm Fairil Wazdi, Letkol Chb Dayat Dwi Arianto (pemateri), Letkol Inf Jarkasih (pemateri), Pasi Intel Korem 032/Wbr Mayor Inf Zul Padri dan para Perwira Bintara dan tamtama  peserta pembekalan  jajaran Korem 032/Wbr. (Pen 032)

About admpenrem032

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: