Bersama Komunitas Angkot, Kodim 0312/Padang Siap Gelar Simulasi Bencana

Penrem 032 – Atas inisiasi Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo yang berencana mengadakan kegiatan penanggulangan bencana, Kodim 0312/Padang melaksanakan rapat kesiapan yang dihadiri oleh para pesonil sebanyak 50 orang yang dipimpin langsung oleh Dandim 0312/Padang Letkol Czi Rielman selaku pimpinan rapat.

Dalam rapat tersebut Dandim 0312/Padang, Letkol Czi Rielman Yudha menyampaikan sebagai ketua pelaksana melalui arahannya mengenai kegiatan yang akan berlangsung pada, kamis (01/08/2019) direncanakan mulai berlangsung pada Pkl.10.00 wib,  dengan rencana simulasi di SMP kartika I-VI dan SD Kartika I-XII. Adapun Simulasi dikonsentrasikan dari Imam Bonjol.

Dijelaskannya kegiatan tersebut dilaksanakan terkait ikut memeriahkan HUT RI ke 74 dan HUT Kota Padang yg ke 350. Dan sebagai leader adalah BPBD Kota Padang, SOP pembagian tugas dan secara tehnik semua di atur oleh BPBD.

“Kegiatan ini bertujuan utk mensosialisasikan bahwa Angkot Kota Padang sebagai Mitra Kebencanaan. Jika terjadi gempa , maka Angkot langsung mengevakuasi masyarakat dengan segera, tidak menunggu nunggu untuk meminimalisir korban,” jelasnya, Rabu (31/07/2019)

Menurutnya keterlibatan Angkot, sebagai pelopor mitra evakuasi bencana alam dengan slogan ” ANGMADABANA ” (Angkot Manunggal Daerah Bencana)

Terpisah Danrem 032/Wirabaraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, secara khusus sebelumnya telah menginisiasi untuk mengajak semua komponen yang secara tidak langsung selalu berada ditengah masyarakat antara lain adalah Komunitas Angkot untuk ikut berpartisipasi dalam mengatasi ketika ada bencana, karena secara tidak langsung mereka yang  setiap saat sudah ada ditengah rutinitas masyarakat.

” Kita harapkan dari kerjasama ini, nanti akan terlatih sebuah komunitas yang siap membantu pada saat ada bencana,” ungkap Kunto.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan kesiapan harus tetap ada dari setiap komponen masyarakat, karena kondisi alam Sumatera Barat yang potensi bencananya itu selalu ada.

Sementara pihak BPBD yang diwakili oleh Hendra Padli, menjelaskan, ada 22 garis biru di Kota Padang (setiap ada gempa masyarakat mengikuti jalur evakuasi jalur aman).

Adapun untuk Simulasi Bencana melibatkan anak sekolah :

SD 100 orang, SMP 250 orang, Guru SD  12 orang, dan Guru SMP 15 orang.

“ Nantinya pada saat simulasi berlangsung,setiap Angkot didampingi oleh para Guru Sekolah, Babinsa dengan Babinkamtibmas @ 30 orang,” Urainya.

Sementara untuk Route jalan berangkat yang akan dilalui antara lain:

Start Jl.Imam Bonjol – Jl.Bagindo Azis chan –Jl. Proklamasi -RST belok kanan – Jl Parak Pisang – Jl Air Camar – Jl Aur Duri – jl Simpang Gurun Laweh – Jembatan Gurunlaweh -Simpang Tugu Lubeg – Kampus UPI

Dan Route saat kembali antara lain:

Kampus UPI – dikawal oleh Poredes Polresta Padang menuju Imam Bonjol finish.

Kegiatan juga melibatkan tim dari Tagana Kota Padang, sekaligus untuk mensosialisasikan Peraturan Menteri Sosial no.4 Thn 2019 tentang Tagana masuk sekolah dan Tagana tentunya siap dengan apa yang diperlukan untuk proses evakuasi .

Selanjutnya untuk meramaikan lomba Angkot pada tanggal 4 Agustus 2019 di Lapangan Imam Bonjol akan diramaikan oleh adanya stand-stand di tengah lapangan.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Dandim 0312/Padang -Letkol Czi Rielman pimpinan rapat, Kepala BPBD Kota Padang diwakili oleh Sekretaris BPBD Hendra Padli, Kasat Lantas Polresta Padang diwakili Iptu Adi Azar, Pegadaian diwakili Al, Satpol PP diwakili Kabid Satpol PP Erios, Tagana Kota Padang diwakili Yudhi, Danramil 01 s/d 07 serta Wadanramil 01 dan 04, Para pengurus angkot yang diwakili oleh  H. Syamsir Yakup, Nursiwan, M.Daud,Nurkholis SH, Para guru SD Kartika I-XII dan SMP I-VI dan Dishub Kota Padang diwakili oleh Pasaribu.

 

0

User Rating: Be the first one !

About admpenrem032

%d blogger menyukai ini: