Breaking News

Pembukaan Latpratugas Satgas Yonif 133/YS Pamtas Darat RI-Malaysia

“SATGAS YONIF 133/YS MELAKSANAKAN TUGAS OPERASI PENGAMANAN PERBATASAN DARAT RI-MALAYSIA DI WILAYAH KALIMANTAN BARAT UNTUK MENCEGAH TINDAKAN ILLEGAL DI WILAYAH PERBATASAN DAN PERGESERAN PATOK PERBATASAN, DALAM RANGKA MENDUKUNG TUGAS POKOK TNI”.

 

Penrem 032 – Ini adalah tema dari Latihan Pratugas Satgas Yonif 133/YS yang secara resmi dibuka oleh Komandan Korem (Danrem) 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P bertempat di Lapangan Yonif 133/YS, Air Tawar Padang, Sumatera Barat, Senin (7/10).

Kegiatan latihan pratugas ini adalah latihan lanjutan setelah beberapa waktu yang lalu Satgas Yonif 133/YS  telah melaksanakan Latihan Penyiapan Lat Pratugas dan direncanakan akan dilaksanakan selama 12  hari, mulai dari tanggal 7  s.d. 18 Oktober 2019 diwilayah Pangkalan Koto Baru Kabupaten 50 kota Sumatera Barat.

Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo yang membacakan amanat dari Pangdam I/BB menyampaikan bahwa latihan pratugas ini bertujuan untuk menguji kesiapan operasi satuan tugas yonif 133/Yudha Sakti dalam melaksanakan operasi pengamanan perbatasan darat RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat, secara berhasil dan berdaya guna dan untuk membekali pengetahuan serta keterampilan dengan pencapaian tingkat menguasai dan mahir, khususnya bagi prajurit yang belum pernah melaksanakan tugas operasi.

Kita ketahui bahwa  tugas TNI Angkatan Darat semakin kompleks dan tidak ringan, seiring dengan perkembangan lingkungan strategis di kawasan regional. permasalahan yang dimungkinkan timbul antara lain masih adanya tindakan-tindakan illegal dan pergeseran patok di wilayah perbatasan darat RI-Malaysia.

Dengan kondisi demikian, maka setiap satuan yang akan diberangkatkan ke daerah operasi, perlu melakukan penyesuaian lingkungan dan mempersiapkan diri, secara perorangan maupun satuan dengan sebaik-baiknya, sehingga para prajurit memiliki kemampuan yang profesional guna menjawab tuntutan tugas yang diemban, Jelas Danrem.

Lebih lanjut Danrem menyampaikan, bahwa latihan pratugas ini meliputi kemampuan taktik dan teknik bertempur, kemampuan binter, kemampuan intelijen dan hukum yang sesuai standard operation procedure. Dimana untuk medan latihan yang disiapkan akan dibuat dan disesuaikan semirip mungkin dengan situasi serta kondisi yang ada di daerah operasi perbatasan nantinya, sehingga pelaku latihan memiliki gambaran situasi operasi didaerah yang sesungguhnya.

Mengakhiri amanatnya Danrem berpesan agar  seluruh prajurit melaksanakan latihan pratugas ini dengan serius dan semangat serta berdisiplin tempur yang tinggi sehingga tujuan dan sasaran latihan dapat tercapai.

“Harus disadari bahwa tugas yang akan kalian emban nanti tidak ringan, namun harus ditanamkan pada setiap prajurit bahwa tugas merupakan kehormatan, maka jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan oleh bangsa dan negara”  Ditegaskan Danrem dalam akhir amanatnya. (Pen)

 

 

About admpenrem032

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: