KASREM 032/WBR SECARA RESMI MENUTUP LATIHAN UST KOMPI YONIF 131/BRS

Korem 032

Payakumbuh – Latihan Uji Siap Tempur (UST) tingkat Kompi satuan Yonif 131/Brs yang dilaksanakan selama empat hari dari 14-17 September ini secara resmi ditutup oleh Kasrem 032/Wbr Kolonel Inf Amrizen, SE., bertempat  di Lapangan Bola Nagari Ateh Bukik Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten 50/Kota Payakumbuh, Kamis (17/9/2020).

Dalam amanat Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada yang dibacakan Kasrem menyampaikan bahwa,  tujuan latihan ini untuk mengukur sejauh mana keterampilan dan kemampuan prajurit baik secara taktik maupun teknik bertempur dalam suatu operasi dalam satuan setingkat Kompi.

Selama empat hari kegiatan UST telah kita laksanakan, para pelaku telah berlatih dengan semangat serta menunjukan semangat, dedikasi dan loyalitas yang tinggi selama latihan sehingga tujuan latihan dapat tercapai dengan baik dan latihan yang dilaksanakan sesuai waktu yang direncanakan, meskipun masih ditemukan masih adanya kekurangan dan kelemahan dalam pelaksanaannya. Kekurangan yang ada harus segera dievaluasi untuk perbaikan dan kesempurnaan kegiatan latihan kedepannya, jelas Kasrem.

Seluruh rangkaian materi latihan telah diujikan. Dalam kesempatan tersebut, Kasrem berharap agar prajurit Yonif 131/Brs terus berlatih secara profesional karena hanya melalui latihanlah  kesiapan  operasional satuan selalu terjaga sehingga kapan dan kemanapun satuan itu siap berangkat dan siap untuk bertugas.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa seperti yang telah dijelaskan pada amanat pembukaan yang lalu, bahwa  pelaksanaan UST  tingkat Kompi ini merupakan kelanjutan dari UST tingkat Regu dan tingkat Peleton yang nantinya akan dilanjutkan ke tingkat Batalyon dan siklus inilah yang selalu dan harus dilaksanakan, untuk menguji dan meningkatkan kemampuan tempur prajurit dalam rangka mewujudkan Satuan yang siap Operasional.

Mengingat sangat pentingnya tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan ini, saya berharap agar para prajurit Batalyon Infanteri 131/Brs melalui pelaksanaan latihan ini dapat mengambil manfaatnya sehingga nantinya setiap prajurit memiliki kemampuan dan kesiapan untuk melaksanakan tugas.

Untuk itu, jangan cepat berpuas diri dengan selesainya pelaksanaan UST ini karena bagaimanapun dinamika di lapangan selalu dinamis sehingga diperlukan inovasi dan kreatifitas dalam pelaksanaan tugas yang sebenarnya dilapangan nanti.

Usai penutupan latihan dilanjutkan karya bakti dan pembagian sembako kepada warga yang kurang mampu di Nagari Ateh Bukik Payakumbuh.  (Pen 032).

About admpenrem032

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: